Hutan Pinus Mangunan Bersimbol Everlasting Love!

 Wisata Alam

Hutan Pinus Mangunan Dlingo, BantulHutan Pinus Mangunan terdapat di Jalan Hutan Pinus Nganjir, Mangunan, Dlingo, Bantul, Yogyakarta. Di Yogyakarta terdapat banyak Hutan Pinus yang tersebar di berbagai daerah di Yogyakarta. Nah, kebanyakan hutan pinus di beri nama sesuai dengan letak daerah hutan pinus itu sendiri.

Hutan Pinus Mangunan, begitulah bagian dari hutan di kawasan RPH (Resort Pengelolaan Hutan) Mangunan yang ditumbuhi tanaman Pinus Merkusii ini disebut. Lokasinya yang bisa ditempuh searah dengan situs makam Raja-Raja Imogiri membuat banyak orang keliru menyebutnya menjadi Hutan Pinus Imogiri. Padahal secara administratif hutan pinus ini tidak termasuk kawasan Imogiri.

Sebelum menjadi salah satu destinasi wisata, hutan di kawasan Mangunan adalah sebuah tanah tandus yang kemudian direboisasi. Tak hanya pinus, jenis pohon lain seperti mahoni, akasia, kemiri dan kayu putih juga ditanam di lahan yang luasnya kurang lebih 500 Ha ini.

Kini kawasan Mangunan, terutama bagian yang ditanami pohon pinus tak hanya berfungsi sebagai hutan lindung namun juga dikelola sebagai salah satu tujuan wisata. Tak hanya suasana hutan nan asri yang menarik perhatian banyak wisatawan, keberadaan sumber mata air Bengkung.

Mata air Bengkung dipercaya oleh masyarakat sekitar sebagai lokasi pertapaan Sultan Agung Hanyakrakusuma pun menarik para peziarah untuk datang berkunjung. Untuk menemukan situs mata air Bengkung yang kemudian dibangun pemerintah Belanda pada tahun 1925 hingga 1930 ini ada beberapa jalan. Jalan tersebut bisa di lalui dengan trekking dari tempat parkir menembus hutan yang rapat mengikuti jalur outbond Watu Abang atau jalan melingkar yang lebih jauh namun bisa ditempuh dengan sepeda atau sepeda motor.

Suasana hutan pinus yang selalu disebut-sebut seperti hutan di Forks atau kota-kota kecil lain di Evergreen State dalam film Hollywood menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta fotografi dan penggila selfie. Hingga tak heran hutan pinus ini sering didatangi untuk keperluan fotografi termasuk pre-wedding. Selain view deretan pohon pinus yang mempercantik background foto, ada filosofi menarik tentang pohon pinus sebagai lambang cinta orang Korea. Menurut mereka, pohon pinus yang berbatang tegak lurus adalah simbol cinta yang lurus dan tidak bercabang-cabang. Sedangkan daun pinus yang selalu hijau diibaratkan sebagai cinta yang tak pernah berakhir, Everlasting love.

Hutan pinus mangunan menjadi favorit tersendiri untuk pasangan muda maupun keluarga yang sengaja datang untuk menikmati suahsana yang asri maupun bernostalgia. Sebagai perlambangan cinta yang abadi, hutan Pinus Mangunan membuat pasangan selalu ingin mengunjungi tempat ini. Keasrian dan kenyamanan yang di suguhkan di kawasan hutan Pinus Mangunan membuat siapapun betah berlama-lama menikmati hutan Pinus Manguan.

Untuk menikmati pemandangan di kawasan hutan Pinus Mangunan pengunjung tidak di pungut biaya alias gratis. Pengunjung hanya di minta dengan kesadaran masing-masing untuk menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan. Suasana yang asyik membuat siapa saja terkadang lupa untuk menjaga kebersihan lingkungan sehingga masih sering terdapat bekas bungkus makanan maupun minuman berserakan di kawasan Hutan Pinus Mangunan.

Fasilitas yang terdapat di Hutan Pinus Mangunan berupa tempat duduk alami yang terbuat dari kayu pinus dan terdapat juga beberapa gasebo yang bisa di gunakan untuk beristirahat.

Gallery Photo

Hutan Pinus Mangunan

Hutan Pinus Mangunan Dlingo

Hutan Pinus Mangunan Bantul

Hutan Pinus Mangunan Yogyakarta

Author: 

Seorang anak petani desa yang tersesat di dunia maya, kemudian jatuh cinta pada ngeblog dan internet marketing sejak tahun 2008. Tidak ada sesuatu yang istimewa, harapan saya melalui Wisataku.net ini bisa berbagi informasi tentang tempat tempat wisata menarik di Jogja dan sekitarnya.